Tampilkan postingan dengan label wisata kuliner pontianak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata kuliner pontianak. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Januari 2013

Pontianak, Kota Seribu Warung Kopi




Kota Pontianak saat ini memiliki ikon baru, yaitu Kota Seribu Warung Kopi. Sejak jaman kemerdekaan, warung kopi dengan penyajian khas yang mengedepankan menu kopi khas Kalimantan Barat ini diminati banyak pihak, tua muda, kalangan eksekutif, hingga anak sekolahan.

Banyak warung kopi di Kota Pontianak yang menjadi andalan para penikmat kopi di kota ini. Selain cita rasa biji kopi yang sangat spesial, diyakini suasana merakyat warung kopi di area toko dengan berbagai macam ukuran tersebut dianggap cukup membuat masyarakat nyaman untuk melakukan kegiatan sehari-hari, baik bertemu rekan bisnis, teman, sahabat, atau hanya sekadar nongkrong khas masyarakat Kota Pontianak.

Dari semua warung kopi yang ada di Pontianak, Anda harus mencoba Warung Kopi Asiang yang memang benar-benar enak dan tampil beda. Asiang adalah nama pemilik kedai kopi di jalan Merapi Pontianak. Usianya kini lebih dari 60 tahun dan dikaruniai dua putra dari satu istri. Ia adalah turunan kedua pengelola warung kopi yang paling terkenal di Pontianak, Kalimantan Barat. Ia adalah turunan kedua setelah ayahnya menyerahkan tongkat estafet pengelolaan kedai tersebut sejak tiga dekade terakhir.

Warung dan kopi Asiang memang tampil beda. Beberapa hal yang membedakan kopi Asiang yang memiliki nama alias “Yohanes Fendi” ini  antara lain adalah :
  1. Warung kopi ini hanya buka dari jam 03.00 pagi sampai pukul 13.00 siang saja. Setelah itu, jangan harap Asiang mau melayani tamunya meskipun mengemis dengan berbagai alasan.
  2. Selama menjalankan tugasnya sebagai penjual kopi Asiang tidak pernah menggunakan baju sama sekali meskipun ia menggunakan celana pendek (boxer).
  3. Asiang meracik sendiri kopinya sampai menjadi bubuk kopi melalui resep sendiri yang tidak disebutkan apa rahasia resepnya.
  4. Asiang menggunakan gelas atau cawan yang terbuat dari tanah liat dan dipesan khusus ke salah satu pabrik gelas di Johor, Malaysia. Gelas unik bermotif aksara dan bercorak gaya China itu bentuknya menarik, selain kuat dan tebal juga memiliki tekstur seni dari China.
  5. Warung kopi ini tidak menyediakan jaringan internet (wifi) untuk pengunjungnya sehingga kita tidak akan menemukan pengunjung yang membuka laptop atau apapun yang berkaitan dengan kebutuhan terhadap internet.
Warung kopi ini telah buka dari tahun 1958. Selama 54 tahun berkecimpung dalam bisnis ini Asiang mampu menahan gempuran pesaing di berbagai kedai atau warung yang banyak tersebar di sekitar lokasi warung Asiang. Resepnya adalah :
  • Citarasa kopi yang memang mampu membedakannya dengan di warung lainnya.
  • Layanan ramah dan bersahabat istri dan Asiang sendiri terhadap tamu-tamunya, Mereka tetap memberi senyuman dan memberi jawaban apapun yang ingin mengetahui sejarah dan latar belakang warug kopi ini, kecuali satu hal : resep atau bumbu apa yang mereka gunakan.
  • Ciri khas Asiang yang tak lazim dan mungkin tak masuk dalam etika bisnis manapun di atas muka bumi tentang layanan terhadap pelanggan dengan tidak memakai baju sehingga -maaf- terlihat ketiak Asiang pun terlihat saat mengangkat tinggi-tinggi satu ceret ke tempat saringannya berulang-ulang. Tak pernah ada yang menilai hal itu sesuatu yang tabu dan menilai kurang sedap  tentang hal ini.
Akibatnya tak heran, berbagai media cetak dan elektronik telah mewawancarai Asiang baik dalam dan luar negeri. Media besar nasional seperti Kompas dan Suara Pembaharuan dan Jawa Pos telah berulang kali menayangkan berita tentang keunikan dan kehebatan sang maestro kopi dari Pontianak ini.

Ingin mencoba menikmati Kopi Asiang yang melegenda di Pontianak? Jangan lupa untuk menginap juga di Gardenia Resort and Spa Pontianak, satu-satunya hotel berkonsep Resort yang mewah dan asri di Pontianak. Hanya berjarak 5 menit dari arah Bandara Supadio Pontianak ke arah kota. Lokasi yang sangat strategis untuk berlibur bersama keluarga di Pontianak.

Informasi:
Gardenia Resort and Spa Pontianak
Jalan. Ahmad Yani 2 Pontianak (samping Kantor Bupati Kubu Raya)
Tel.: 0561 6726446 / 7066446    Fax.: 0561 6726436
Email: info@gardeniaresortandspa.com


Senin, 10 Desember 2012

Legitnya Durian Pontianak







Durian adalah salah satu buah khas Kalimantan Barat. Di Kota Pontianak, durian banyak ditemukan di di pinggir-pinggir jalan. Pusat penjualan durian antara lain di Jalan Teuku Umar, Jalan Sungai Raya Dalam, Jalan. M. Yamin, dan masih banyak lainnya.

Para pedagang biasanya mengantung durian-durian yang mereka jual. Durian Pontianak mempunyai wangi menusuk namun khas. Konon karena durian-durian ini dari hutan dan matang di pohon. Untuk merasakan durian Pontianak tak perlu uang banyak. Cukup uang goceng alias Rp 5.000.

Anda harus tahu bagaimana memilih durian matang. Kalau salah pilih, bisa mendapatkan durian yang mentah atau rasanya tidak manis. Untuk urusan ini lebih baik percayakan pada ahlinya yakni sang pedagang. Meski penjual banyak berjejer, mereka punya pelanggan masing-masing.

Tak usah khawatir Anda akan mendapati durian yang terlampau matang. Bila durian belum laku dan sudah kematangan, maka akan segera diolah menjadi lempok alias dodol durian. Bisa juga dibuat tampoyak, campuran durian yang diolah dengan udang, lauk makan nasi ala Pontianak.

Durian Pontianak tak kenal musim. Ada sepanjang tahun karena setiap kabupaten menghasilkan duren hutan yang waktu panennya berbeda. Seperti Kabupaten Ketapang, Sanggau, Balai Karagan, dan Kabupaten Anjungan. Dan etalasenya ada di Jalan Teuku Umar Pontianak.