Tampilkan postingan dengan label Equator Monument. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Equator Monument. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Oktober 2012

Equator Culmination Event Pontianak / Titik Kulminasi Khatulistiwa Pontianak







The culmination point is an amazing milestone causing the culmination sun, the natural phenomenon when the sun is right on the equator. The point of zero degrees or culmination of the sun that is in Pontianak is one of the city's privilege compared to other countries because it is traversed by the Equator right in the middle of town. In addition, the unique design of the Equator Monument is also the main attraction.

At that time, the position of the sun will be directly above the head and eliminating all shadows of objects on the earth's surface. During the culmination event, the monument’s shadow will "disappear" a few seconds when exposed to sunlight as well as the shadow of other objects around the monument. Unfortunately, the sun culmination event at the Equator Monument Pontianak is lack of promotion. As a result, many domestic and foreign tourists do not know this rare natural event.

The culmination event occurred in Pontianak sun twice a year, between March 21 - 23 and September 21 - 23, is a natural event and became an annual event in Pontianak to attract tourist arrivals.
This important event has also become a routine activity conducted by the Department of Tourism of Pontianak each year to expect public support and bring local and foreign tourists.

During the event, hundreds of people witnessed the blending of Pontianak culminating moment that took place at the Equator Monument, at exactly 11:45 pm. Various activities held by the Department of Tourism of Pontianak, such as the three ethnic dances, namely Malay, Dayak and Chinese, as well as some of the attractions of tundang (rhymes and dentak drum).

In addition, this attraction also offers beautiful scenery, especially in the afternoon and evening.
To add to the convenience of tourists, the manager provides a park that can be used to relax and enjoy the beauty of the Kapuas River in the evening. Exoticism complete with twinkling lights from across the Kapuas River area that looks so beautiful from this park.

To enter the area or to the Equator monument is free, so that the visitors who come to the Equator Monument could relax and enjoy the atmosphere as much Equator Monument.

Tips:

Plan your vacation to Pontianak and do not forget to visit the Equator Monument at the culminating point in March or September. Stay at Gardenia Resort and Spa Pontianak and submit to us your holiday plans with family to visit some tourist attractions in Pontianak.
 




Titik kulminasi merupakan peristiwa penting dan menakjubkan di sekitar Tugu Khatulistiwa yang menyebabkan terjadinya titik kulminasi matahari, yakni fenomena alam ketika matahari tepat berada di garis khatulistiwa. Titik nol derajat atau kulminasi matahari yang ada di Pontianak merupakan salah satu keistimewaan yang dimiliki kota ini dibandingkan dengan negara-negara lainnya yang dilalui garis Khatulistiwa karena tepat berada di tengah-tengah kota. Selain itu, keunikan desain Tugu Khatulistiwa juga menjadi daya tarik tersendiri.

Pada saat itu posisi matahari akan tepat berada di atas kepala sehingga menghilangkan semua bayangan benda-benda di permukaan bumi. Pada peristiwa kulminasi tersebut, bayangan tugu akan “menghilang” beberapa detik saat diterpa sinar matahari. Demikian juga dengan bayangan benda-benda lain di sekitar tugu. Sayangnya event kulminasi matahari di Tugu Khatulistiwa Pontianak minim promosi. Akibatnya banyak wisatawan domestik maupun mancanegara tidak tahu peristiwa alam langka tersebut.

Peristiwa titik kulminasi matahari di Pontianak yang terjadi setahun dua kali, yakni antara tanggal 21 hingga 23 Maret dan 21 hingga 23 September, merupakan peristiwa alam dan menjadi event tahunan kota Pontianak yang menarik kedatangan wisatawan. Peristiwa penting ini juga menjadi sebuah kegiatan rutin yang digelar oleh Dinas Pariwisata Kota Pontianak setiap tahunnya yang diharapkan mendapat dukungan masyarakat serta mendatangkan wisatawan lokal dan mancanegara.

Ratusan masyarakat Kota Pontianak membaur menyaksikan detik-detik kulminasi yang berlangsung di Tugu Khatulistiwa, tepat pukul 11.45 WIB. Berbagai kegiatan digelar Dinas Pariwisata Kota Pontianak, seperti tarian tiga etnis, yaitu Melayu, Dayak, dan Cina, serta beberapa atraksi dari tundang (pantun dan dentak gendang).

Selain itu, objek wisata ini juga menawarkan panorama alam yang indah, khususnya pada sore dan malam hari. Untuk menambah kenyamanan wisatawan, pihak pengelola menyediakan sebuah taman yang bisa digunakan untuk bersantai menikmati keindahan Sungai Kapuas pada malam hari. Eksotisme terseut semakin lengkap dengan kerlap-kerlip lampu dari daerah seberang Sungai Kapuas yang terlihat begitu indah dari taman ini.

Untuk memasuki area atau ke Tugu Khatulistiwa ini tidak di pungut biaya alias gratis, sehingga para pengunjung yang datang ke Tugu Khatulistiwa bisa bersantai dan menikmati sepuasnya suasana di Tugu Khatulistiwa. 

Tips:
Rencanakan liburan Anda ke Pontianak dan jangan lupa kunjungi Tugu Khatulistiwa pada saat titik kulminasi di bulan Maret ataupun September. Menginap di Gardenia Resort and Spa Pontianak dan serahkan kepada kami rencana liburan Anda bersama keluarga untuk mengunjungi beberapa objek wisata di Pontianak.  

Informasi / Information:
Gardenia Resort and Spa Pontianak
Jalan Ahmad Yani 2 Pontianak (Samping Kantor Bupati Kubu Raya)
Tel.: 0561 6726446 / 7066446
Facebook: Gardenia Pontianak Kalbar II  Twitter: @gardeniaresort
Foursquare: Gardenia Resort and Spa 
www.gardeniaresortandspa.com




Rabu, 04 Juli 2012

Pontianak - Surga Kuliner Kalimantan Barat





Kota Pontianak didukung keanekaragaman budaya penduduk yaitu Dayak, Melayu, dan Tionghoa. Selain budaya, kota yang dilewati oleh garis khatulistiwa ini juga dikenal sebagai wisata kuliner. Keanekaragaman makanan menjadikan Pontianak sebagai surga kuliner.

Beberapa kuliner ngetop di Pontianak adalah kwe tiaw atau mie tiaw, bubur ikan, bubur pedas, ikan pari bakar, chai kue kukus, sotong pangkong dan BBQ Party di Gardenia. Yang juga tidak boleh ketinggalan saat berada di Pontianak beberapa snack dan dessert seperti ice cream St. Petrus dan kopi tiam.

Ratusan warung kopi tradisional tersebar di Bumi Khatulistiwa. Namun, warung kopi di Jalan Merapi harus masuk daftar wajib kunjung. Membuka hari di warung kopi merapi menjadi ritual mesti bagi sebagian warga Pontianak. Bukan sekadar menyeruput kopi sekaligus bersilaturahmi ala kopi merapi.

Pemilik warung, A Xiang, sudah sepuluh tahun terakhir meracik kopi sambil bertelanjang dada. Gaya A Xiang meracik kopi memang asyik dilihat. Dalam sekejap, secangkir kopi susu racikan A Xiang siap dinikmati. Hebatnya, bulir-bulir keringat yang menetes saat A Xiang melayani pesanan tak membuat pelanggan kabur. Mungkin itu justru rahasia dibalik larisnya warung kopi ini.

Kuliner pamungkas yang paling pas di Pontianak apalagi kalau bukan Wisata Kuliner Durian Teuku Umar, Pontianak. Penjual durian berjejer di Jalan Teuku Umar. Di jalan ini, dari sore jelang malam, ribuan durian bergelayutan menggoda untuk disantap. Untuk merasakan durian Pontianak tak perlu uang banyak. Cukup goceng alias Rp 5.000.

Durian Pontianak mempunyai wangi menusuk namun khas. Konon karena durian-durian ini dari hutan dan matang di pohon. Durian Pontianak tidak kenal musim. Ada sepanjang tahun karena setiap kabupaten menghasilkan durian hutan yang waktu panennya berbeda-beda.

Setelah puas menikmati wisata kuliner di Pontianak, jangan lupa untuk membeli oleh-oleh khas Pontianak seperti berbagai macam oleh-oleh berbahan lidah buaya, dodol durian, kerupuk amplang, dan batik khas Kalimantan Barat

Untuk menikmati berbagai kuliner di Pontianak mungkin minimal memerlukan waktu 2-3 hari sekalian berkunjung ke beberapa objek wisata di Pontianak seperti Tugu Khatulistiwa, Sungai Kapuas, Alovera Center dan Rumah Betang Kalimantan. Tinggal di Gardenia Resort and Spa selama Anda di Pontianak akan melengkapi wisata kuliner Anda dengan konsep resort yang bernuansa alam dan tradisional khas Kalimantan, sebuah pengalaman yang tidak akan terlupakan. Dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang lengkap seperti free shuttle airport pick up, tiket terusan ke Taman Bermain Taman Fantasia Kalbar, Free Wifi, dan Spa dengan berbagai treatment yang ditawarkan. Team di Gardenia siap menyambut Anda di bumi Khatulistiwa dan membantu Anda bersama teman ataupun keluarga untuk menikmati wisata kuliner dan tour keliling Pontianak.


Informasi / Reservasi:
Gardenia Resort and Spa Pontianak
Jalan Ahmad Yani 2 Pontianak (Samping Kantor Bupati Kubu Raya)
Tel.: 0561 6726446 / 7066446
Email: info@gardeniaresortandspa.com

Facebook: Gardenia Pontianak Kalbar II   Twitter: @gardeniaresort
Foursquare: Gardenia Resort and Spa (Official)

www.gardeniaresortandspa.com


Selasa, 03 Juli 2012

Tugu Khatulistiwa - Ikon Pariwisata Kota Pontianak


Pulau Kalimantan adalah salah satu pulau yang dilewati oleh garis khatulistiwa dan kota yang dilalui garis khatulistiwa adalah kota Pontianak. Di kota Pontianak ini juga terdapat Tugu Khatulistitwa yang di bangun pada tahun 1928 dan menjadi salah satu Ikon Pariwisata di Pontianak
 
Tugu Khatulistiwa ini berada di jalan Khatulistiwa kecamatan Pontianak Utara. Letaknya berada di pinggir jalan raya sehingga bila pengunjung ingin berkunjung Tugu Khatulistiwa ini tidak sulit untuk mencari lokasinya. 

Saat yang tepat untuk mengunjungi Tugu Khatulistiwa adalah saat dimana terjadinya titik Kulminasi yaitu pada bulan Maret dan September. Peristiwa penting dan menakjubkan di Tugu Khatulistiwa adalah saat terjadinya titik Kulminasi matahari, yaitu fenomena alam ketika matahari tepat berada di garis Khatulistiwa. Pada saat itu matahari tepat berada di atas kepala sehingga menghilangkan semua bayangan benda-benda di permukaan bumi. Pada peristiwa titik kulminasi tersebut, bayangan Tugu akan “menghilang” beberapa detik saat terkena sinar matahari, demikian juga dengan bayangan-bayangan benda-benda lain di sekitar tugu. Peristiwa Titik Kulminasi Matahari terjadi 2 (dua) kali dalam setahun yaitu antara tanggal 21 sd. 23 Maret dan 21 sd. 23 September. Peristiwa alam ini menjadi event tahunan Kota Pontianak yang menarik minat wisatawan untuk datang ke Pontianak

Untuk memasuki area atau ke Tugu Khatulistiwa ini tidak di pungut biaya alias gratis, sehingga para pengunjung yang datang ke Tugu Khatulistiwa bisa bersantai dan menikmati sepuasnya suasana di Tugu Khatulistiwa. 


Tips:
Rencanakan liburan Anda ke Pontianak dan jangan lupa kunjungi Tugu Khatulistiwa pada saat titik kulminasi di bulan Maret ataupun September. Menginap di Gardenia Resort and Spa Pontianak dan serahkan kepada kami rencana liburan Anda bersama keluarga untuk mengunjungi beberapa objek wisata di Pontianak.  



Informasi lebih lanjut:
Gardenia Resort and Spa Pontianak
Jalan Ahmad Yani 2 Pontianak (Samping Kantor Bupati Kubu Raya)
Tel.: 0561 6726446 / 7066446
Facebook: Gardenia Pontianak Kalbar II  Twitter: @gardeniaresort
Foursquare: Gardenia Resort and Spa (Official)
www.gardeniaresortandspa.com